Tuan dan Budak Otak

Kategori: Tag:

Sinopsis:

Hukum termodinamika menyatakan bahwa segalanya menuju entropi (kekacauan). Hidup memang sulit, tapi otak kita memiliki bakat luar biasa untuk membuatnya berkali-kali lipat lebih rumit. Kita terjebak dalam drama emosional, bias benar yang sempit, dan kecemasan masa depan yang sebenarnya hanya simulasi gagal di kepala kita.
Berhenti menyalahkan takdir atau lingkungan. Penderitaanmu sering kali bukan karena masalahnya itu sendiri, melainkan karena caramu menggunakan “alat” yang bernama pikiran.
Buku ini mengajakmu berhenti menjadi “Penumpang” yang hanya bisa mengeluh saat mobil kehidupanmu masuk ke jurang emosi. Saatnya berhenti menuntut dunia untuk berubah, dan mulailah bertindak sebagai “Mekanik”. Kenali kerusakan di dalam, pahami cara kerja mesinnya, dan ambil alih kemudi. Karena jika kamu bukan Tuannya, maka kamu adalah budaknya.
Varenza Ghaisandra adalah seorang pengamat perilaku manusia yang lebih memilih untuk “membongkar” cara kerja otak daripada sekadar menerima keadaan. Menaruh minat besar pada irisan antara neurosains, psikologi evolusioner, dan fisika, ia memandang pengetahuan sebagai alat praktis untuk menguji realitas, bukan sekadar tumpukan hafalan.
Di sela aktivitasnya sebagai Ketua Science Club dan Penulis Artikel Ilmiah, Varen mendirikan PeMuda (Peneliti Muda) sebuah komunitas riset nasional yang menantang pelajar Indonesia untuk berani bicara lewat data dan publikasi ilmiah. Melalui bukunya, Tuan dan Budak Otak, ia mengajak kita berhenti menjadi “penumpang” yang pasrah di dalam kepala sendiri dan mulai mengambil alih kemudi sebagai seorang mekanik kognitif.

Rp172.000

Pesan melalui :

Detail Produk

Tuan dan Budak Otak

 

SPESIFIKASI
Penulis Varenza Ghaisandra
Penerbit Ekosistem Literasi Global [Elitgo]
Jumlah Halaman 358 Halaman
Ukuran 14,5 x 20,5 cm
ISBN (On Process)

 

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tuan dan Budak Otak”

Your email address will not be published. Required fields are marked *